LGBT ?

Ntah kenapa tiba tiba isu LGBT jadi heboh di media dengan segala Pro dan Kontra nya, banyakan Kontra nya seh…ya

Dimulai dari Komentar Menteri Nasir (Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi) yang melarang LGBT masuk kampus kendatipun telah direvisi dengan menjelaskan yang dilarang adalah aktivitas seksual di kampus terkait adanya Komunitas Support Group dan Research Center on Sexuality Study di Universitas Indonesia…dan isu pun mulai bergulir…. dan para komentator serta anggota legeslatif, tokoh-tokoh agama mulai memperbincangkan LGBT, dan jadi topik diskusi di Indonesia Lawyer Club TV One, dan kejadian pula artis (MC) yang dilaporkan ke  pihak berwenang karena diduga melakukan pelecehan seksual , dan satu lagi artis dangdut yang ditangkap karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur

Setelah membaca, melihat tayangan berita tentang LGBT, pada umumnya mereka berkomentar Tolak Promosi/ Pergerakan/ Kampanye/ Provokasi/ Propaganda mengenai LGBT, tapi jangan diskriminasi individunya, ya banyak yang curiga adanya pergerakan Massive  untuk Melegalkan Pernikahan Sesama Jenis di Indonesia, yah kan Indonesia negara yang kuat agamanya so LGBT itu DOSA.

kalo menurutku:

  1. Ada orang yang terlahir dengan gen kromosom XQ28,   100% homoseks dan 100% heteroseksual  dan tentu ada yang biseksual dengan prosentase tertentu. So semoga dikemudian hari ada alat kedokteran yang bisa mendeteksi jika janin tersebut cenderung LGBT yah lebih baik jangan dilahirkan daripada nanti sudah lahir dikucilkan sejak balita hingga dewasa.
  2. Jika faktor keluarga dan lingkungan yang menyebabkan seseorang menjadi LGBT ya harusnya di support ke aktifitas yang positif, jangan di kucilkan, didiskriminasikan, kalo mau di terapi ya di terapi.
  3. Jika LGBT dilarang membentuk komunitas, atau bersosialisasi itu sama saja dengan memenjarakan manusia. Yang bisa memahami perasaan dan permasalahan LGBT ya orang orang yang sesama LGBT. Trus kalo tidak boleh berteman dengan sesama LGBT atau manusia… bisa depresi dan Bunuh Diri (Dosa kan).
  4. Jika LGBT masuk ke rumah ibadah untuk beribadah, response masyarakat pasti mencibir, menertawakan, iyahkan? malah mungkin diusir (ada sih yang diusir, flashback ke masa kecil menyaksikan salah seorang Pengkhotbah yang dimutasi karena diduga Lesbian: kisah nyata)
  5. LGBT bisa menular? hmm melalui apa? air liur? sperma? darah?
  6. “Ya LGBT itu tidak boleh didiskriminasikan harus dilindungi, tapi LGBT tidak boleh promosi/kampanye/propaganda, LGBT itu kan pribadi masing masing orang, tapi kalo sudah mengajak orang lain supaya jadi LGBT itu tidak boleh”, dengan kata lain LGBT itu boleh asal tidak ketahuan, asal tidak rame-rame buat perkumpulan kalo ketahuan itu yang tidak boleh. Yah seperti inilah Korupsi itu nggak boleh, kalo ketahuan bisa ketangkap KPK, tapi kalo nggak ketahuan ya nggak apa apa. #MUNAFIK
  7. Kita bangsa yang besar, yang berpegang teguh pada nilai nilai Agama jadi LGBT itu Dosa menurut agama, ya kalo ada 1 orang di dunia ini yang tidak berdosa ayo ancungkan tangan? trus kalo manusia yang berdosa bisa menilai dosa yang lain kenapa tidak sekalian dibuat Dewan Penilai Dosa, ntar yang tidak berdosa masuk Surga. LGBT juga ada dalam budaya kita coba lihat saja praktek Gemblak dalam kesenian Reog Ponorogo, kesenian Lenong, Ludruk, Ketoprak (sering menampilkan waria sebagai bahan candaan, humor), dan di TV juga dihiasi oleh pemain yang diduga LGBT.
  8. LGBT juga manusia, itu kan masalah orientasi seksual, tapi harus di ingat jika LGBT melalukan pelecehan seksual, pemerkosaan, pembunuhan (kriminal) yah pastilah di Tangkap….sama halnya dengan Heteroseks, jika melakukan tindakan kriminal ya ditangkap lah proses hukum.
  9. Pernikahan Sesama jenis di Indonesia? , saya rasa LBGT Indonesia tidak berpikir sejauh itu, bisa hidup sewajarnya bebas dari cemooh, hinaan, cacian, bisa beraktiftas sama seperti manusia yang lainnya, sudah cukup tidak perlu yang lebih dari itu. Yah intinya Saling Toleransi, hidup berdampingan dengan Siapa saja tanpa harus membedakan seks orientasi, agama, warna kulit, status sosial. Toh damai itu indah.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *