Gunung Bromo

Setahun yang lalu untuk merayakan ultah, diriku mengunjungi Raja Ampat Papua, namun untuk merayakan ultah tahun ini, diriku ingin menikmati terbitnya matahari di Gunung Bromo. Sebenarnya sudah dari beberapa bulan terakhir pengen menikmati keindahan Gunung Bromo tapi ya itu lumayan susah menyesuaikan jadual tanggal keberangkatan dengan teman teman.

MENGAPA HARUS KE GUNUNG BROMO?

Gunung Bromo merupakan Gunung berapi aktif dengan ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut dan berada dalam empat wilayah kabupaten yaitu Probolinggo, Pasuruan, Lumajang dan Malang. Sisi menariknya Gunung Bromo ini dipercayai sebagai Gunung Suci oleh Suku Tengger yang selalu mengadakan Upacara Kasodo setiap satu tahun sekali.

Rasa penasaran untuk mengunjungi Gunung Bromo makin menjadi-jadi setelah melihat postingan keindahan Gunung Bromo di Instagram, ya jadi makin bulat tekadku untuk menikmati Sunrise di Gunung Bromo. Seperti biasanya, setiap ingin melakukan Travelling, selalu browsing sana sini mencari informasi mengenai Gunung Bromo, ya mulai cara bagaimana menuju kesana, jalur mana yan harus ditempuh, tiket pesawat dan akomodasi.

TIKET PESAWAT & AKOMODASI

Untuk urusan mencari tiket pesawat murah dan tempat penginapan, diriku selalu menggunakan aplikasi Skyscanner (bisa di baca di http://www.dosewa.com/index.php/2015/06/25/skyscanner/)
Keunggulan dari Aplikasi Skyscanner ini yaitu membandingkan harga Tiket Pesawat dan Akomodasi hanya cukup dengan mengetik Tujuan Lokasi, tanggal keberangkatan, tanggal balik, dan pilihan pilihan data akan muncul, dan bisa di urutkan berdasarkan harga termurah, serta bisa di-aktifkan pilihan notifikasi, sehingga kita bisa memperoleh pemberitahuan harga terbaik.

https://www.youtube.com/watch?v=lEc6lG70H-A; http://skyscanner.co.id, booking deh Ticket pesawat Denpasar-Surabaya.


31 Aug 2017 :

Rute Denpasar (Ngurah Rai Airport Bali- Juanda Airport Surabaya – Terminal Bis Purabaya Surabaya – Terminal Bis Arjosari malang)

Pesawat Garuda Indonesia GA 341 Denpasar – Surabaya (09.45)

Sampai di Surabaya (Bandara Juanda) naik Bis DAMRI yang ada di sisi kiri pintu Kedatangan Bandara Juanda (dekat area ATM ATM dikarenakan ada renovasi di Bandara Juanda), jadi tidak perlu naik taxi ya, karena ada alternatif angkutan umum yang murah (harga Rp 25.000 dari Juanda ke Terminal Bis Purabaya).
IMG_7197

Terminal Bis Purabaya ini sangat jauh berbeda dengan kondisinya 12 tahun yang lalu, sudah dilakukan renovasi, jadi ya lumayan jauh dari kesan Kumuh untuk Bis Antar Kota. Jadi ada dua bagian yaitu bagian Bis AC Patas dan Bis Biasa dan sudah ada jalur jalurnya, bedanya Bis AC PATAS dengan Bis Biasa apa ya? ya kalo Bis AC patas lebih cepat dan jarang ada pengamen yang masuk ke dalam Bis ya. Ya sudah lama tidak naik bis, jadi berasa mengenang masa masa mahasiswa dulu.

Kita Naik Bis Patas PO Laksana Anda tujuan Surabaya-Malang dengan tiket harga 25.000 ditempuh dengan waktu 2 jam-an. Tiba di Terminal Arjosari malang. Tinggal order Mobil melalui Aplikasi Online untuk menuju Hotel.
IMG_7203

Untuk Booking Hotel pun baru dilakukan ketika sampai di malang, seperti biasa booking kamar hotel via aplikasi online, dapat harga lumayan Murah di Salah Satu Hotel di Malang (harga per malam Rp. 347.760).
IMG_7245
IMG_7246

Setelah Check-in di Hotel, mulai hunting jasa tour ke Bromo, untuk trip kita kali ini kita menggunakan jasa Tour, ya agar lebih mudah. Kita dijemput oleh Driver Pukul 00.00 dini hari dan benar benar on-time, jadi salut ya untuk Drivernya, kebetulan kita ber-enam. Dan tiba di Bromo Sunrise View Point sekitar jam 3 pagi, dengan suhu udara kisaran 8 derajat celcius, sebenarnya yang buat dingin itu Anginnya, benar benar menusuk. Ya untungnya sudah pake long jhon (baju dalam hangat khusus Musim Dingin), pake jaket tebal, pake topi yang menutup telinga, pakai sarung tangan, celana panjang, bawa senter, masker dan sepatu sport (jangan lupa pakai kaos kaki tebal).

Sesampainya di Bukit Penanjakan, Pemandu menyuruh kita untuk mencatat atau foto plat nomer mobil Jip, supaya jika kita turun Bukit penanjakan tidak bingung mencari Mobil yang kita naiki. Disekitar Penanjakan ada toilet, warung warung kopi, dan tempat yang menjual dan menyewakan jaket, sarung tangan, topi, selimut. Pemandu mengantar kita naik ke Sunrise View Point dan diarahkan di pojok pas tepat matahari Terbit (pemandunya benar benar kece karena memang tempat itu merupakan Spot yang paling pas untuk menikmati matahari terbit). Ya masih harus menunggu lama ya dari kisaran jam 3 pagi hingga 05.30 (saat matahari Terbit), dan untuk mengisi waktu, Kita banyak menggunakan waktu tersebut dengan bercerita ya disitulah nikmatnya Travelling, saling berbagi cerita dan sekali lagi jangan lupa bawa senter ya, karena keadaan gelap, jadi lampu senter sangat bermanfaat.

Detik detik munculnya matahari tentu memberikan kesan tersendiri keindahan yang begitu langka. Ada moment dimana diriku tidak mengambil gambar via handphone karena memang benar benar menikmati suasana indah pagi itu sambil mengucap syukur atas segala rahmat yang telah diberikan oleh Tuhan dan semoga diriku bisa menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya. Amien

Bahagia banget karena bisa melihat matahari terbit di tanggal pertama bulan September 2017 (01 September 2017) bertepatan dengan hari Ultahku. Terimakasih Tuhan untuk anugerah, berkat dan keindahan yang kau berikan.

IMG_7332
IMG_7358
IMG_7363
IMG_7371
IMG_7369
IMG_7805

Setelah Puas menikmati keindahan Matahari Terbit, kami melanjutkan ke Bukit Kingkong, di lokasi ini kita bisa menikmati pemandangan Gunung Bromo dari kejauhan dengan sekelilingnya yang dipenuhi pepohonan, ya boleh dibilang best spot untuk Selfie atau Wefie ya.

IMG_7808
IMG_7423
IMG_7421
IMG_7391
IMG_7447
IMG_7399

Puas berselfie ria, perjalanan dilanjutkan menuju Pura Luhur Ponten dan naik ke kawah Gunung Bromo. Untuk menuju area ini, ada opsi mau jalan kaki atau naik Kuda ya untuk naik kuda bisa tawar menawar ya mulai dari 50.000 hingga 100.000, lokasi menuju Pura Luhur Ponten dan Kawah Gunung Bromo boleh dibilang sangatlah berdebu, jadi gunakan masker ya dan suhu udara sudah tidak dingin lagi, jadi kebanyakan teman teman sudah lepas jaket ya dan dijamin sepatu dan celana penuh debu.
IMG_7719
IMG_7611

Setelah menikmati pemandangan kawah dan debu debu itu perjalanan dilanjutkan menuju Pasir Berbisik, ya tempat ini sempat popular ketika digunakan sebagai Lokasi Shooting Film Pasir Berbisik tahun 2001 yang dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo.

IMG_7452
IMG_7789
IMG_7731
IMG_7726
IMG_7725
IMG_7735

Puas dengan pasir berbisik, kami beralih ke Bukit Teletubbies karena musimnya bukan musim hujan jadi tidak terlalu hijau tapi tetap Indah kok jadi kalo di Kawasan kawah kan cenderung kering, panas, berdebu, nah kalo di Bukit Teletubbies ini lebih greeny ya
IMG_7711

Setelah puas menikmati pesona keindahan Gunung Bromo, kami bertolak kembali ke Kota Malang ya perjalanan balik kira kira 2 jam, kebayang ya debu dan gerahnya badan setelah semalaman belum tidur lumayan capek tapi berharga banget.

Terimakasih Gunung Bromo, kado indah untuk Ultahku.

#skyscannerindonesia #ahaskyscanner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *